BAGIAN I

Napak Tilas Perjalanan: Dari Dakwah Ke Ilmu Dakwah

PERJALANAN DAKWAH

Semua Nabi dan Rosul berugas menyeru, memanggil, dan mengajak manusia untuk beriman kepada Alloh SWT dan menjalankan syariat agama-Nya. Baik Nabi ataupun Rosul adalah manusia pilihan Allah, pembicaraan hakekat kenabian dan kerosulan itu dikenalkan oleh para nabi dan rosul kepada umatnya pada jamnya masing – masing sejak nabi Adam a.s hingga nabi Muahmmad SAW. Pesan utama yang disampaikanoleh para nabi dan rosul adalah keyakinan tauhidullah dan beribadah hanya kepadanya yang menjadi tugas fitri kemanusiaan sebagai khalifah dan abdi allah di muka bumi.

Sepeninggal rasul terakhir Muammad SAW estafet aktifitas dakwah dalam tataran teoritis dan praktis dilanjutkan oleh pelanjutnya , yaitu al-khalifa al-Rasyidin. Pemikiran yang berkembang pada periode ini adalah metode naql dan aql secara seimbang orientasi utama pangembangan dakwah berupa  futuhat yaitu konsolidasi dan ekspanasi islam di Semenajung Arabia dan sekitarnya. Perode tab’iin. Tab’iin adalah mereka yang hidup setelah generasi sahabat nabi, merka adalah orang  – orang yang mampu bersikap bijak dalam menyalurkan kewajiban dakwahnya. Metode pemikiran dakwah pada jaman tab’iin ini lebih banyak menggunakan metode penalaranmetode muahditsin, yang lebih banyak berorientasi pada naql ketimbang ‘aql sebagaimana digunakan dalam penalaran metode mutakalimin. Sepeninggal para sahabat, estafet dakwah dilanjutkan oleh para tab’ii dan tabi’in. tabi’I adalah sebutan bagi generasi setelah tabiin yang mendapat nilai keumatan. Hikmah praktis yang dikembangkan pada periode ini tidak jauh berbeda dengan hikmah praktis yang telah dikemukakan.

Penelusuran, pelacakan, dan pengkajian perkembangan pemikiran dakwah dapat pula dipandang sebagai aktivitas kebudayaan dan peradaban islam yang menggunakan alur pikir kesejahteraan. Maka perkembangan dapat distrukturkan dalam prodisasi sebagai berikut.

1 Periode klasik 1. Masa kemajuan Islam I
(650-1250M) (650-1000M)

  • Al-khalufa al-rasyidin
  • Bani Umayah
  • Bani Abbas

2.Masa Dissintregasi

(1000-1250)

2 Periode Pertengahan 1. Masa Kemunduran I
(1250-1800M) (1250-1500)2. Masa 3 Kerajaan Besar(1500-1800)

  • Fase kemasjuan

(1500-1700M)

  • Fase Kemunduran II

(1700-1800M)

3 Periode Modern(1800- sekarang)
PERJALANAN ILMU DAKWAH

Secara sumstantif dakwh Islam sudah ada berbarengan dengan adanya Islam sebagai pesan dakwah para Nabi dan Rosul Allah SWT. Munculnya kajian dakwah islam sebagasi salah satu bagian ilmu islam, giat dilakukan setelah berdirinya perguruan tinggi islam, seperti uneversitas al-Azhar Mesir misalnya dakwah dikaji dan ditangani dalam bentuk program study. Di Indonesia sendiri, kajian ilmu dakwah islam dilakukann seiring dibukanya stdi dakwah islam, yang semula sebagai salah satu jurusan di fakultas ushuluddin, dan menjadi fakultas di UIN dan IAIN, Dan jurusan di STAIN dan STAI. Upaya pengembangan ilmu dakwah di Indonesia pada khususnya, telah dilakukan secara berkelanjutan, pada rentang waktu yang cukup panjang.

 

 

 

Dirangkum Dari Buku : Dasar-Dasar Ilmu Dakwah, Aep Kusnawan dkk.